Definisi Penyakit Hidrosefalus Pada Bayi

Definisi Penyakit Hidrosefalus Pada Bayi

Definisi Penyakit Hidrosefalus Pada Bayi – Hidrosefalus berasal dari kata Yunani “hydro” yang berarti air dan “cephalus” yang berarti kepala. Sesuai dengan namanya, ini adalah kondisi di mana karakteristik utamanya adalah akumulasi cairan yang berlebihan di otak. Meskipun hidrosefalus pernah dikenal sebagai “air di otak,” air “sebenarnya adalah cairan serebrospinal (CSF) – cairan bening yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang. Penumpukan hasil CSF yang berlebihan menyebabkan pelebaran ruang yang tidak normal di otak yang disebut ventrikel. Pelebaran ini menciptakan tekanan yang berpotensi berbahaya pada jaringan otak.

Penyebab dasar dalam beberapa kasus penyakit ini, hidrosefalus dimulai sebelum bayi lahir. Hal ini dapat disebabkan oleh:

  • Cacat lahir di mana tulang belakang tidak menutup.
  • Kelainan genetik
  • Infeksi tertentu yang terjadi selama kehamilan, seperti rubella

Kondisi ini juga dapat terjadi pada bayi, balita, dan anak-anak yang lebih besar karena:

  • Infeksi sistem saraf pusat seperti meningitis, terutama pada bayi.
  • Pendarahan di otak selama atau segera setelah melahirkan, terutama pada bayi yang lahir prematur
  • Cedera yang terjadi sebelum, selama, atau setelah melahirkan.
  • Trauma kepala.
  • Tumor sistem saraf pusat.

Hidrosefalus terutama terjadi pada anak-anak dan orang dewasa di atas usia 60 tahun, namun orang dewasa muda juga bisa mendapatkannya. National Institute of Neurological Disorders and Stroke (NINDS) memperkirakan hal itu 1 sampai 2 dari setiap 1.000 bayi dilahirkan dengan hidrosefalus.

Menurut dokter spesialis anak di RSUD Manokwari, dr Maria Warwe, kasus hidrosefalus beberapa kali ditemui di Manokwari, Papua Barat. Selama 3 tahun terakhir, ada 6 kasus yang telah ditanganinya. Kasus terakhir adalah anak dari pasangan Ayu (27) dan Joko (30), warga Manokwari, yang lahir dengan cacat bawaan dan menderita hidrosefalus.

Hidrosefalus dapat menyebabkan kerusakan otak permanen, jadi penting bagi Anda mengenali gejala kondisi ini dan segera lakukan pengobatan. Kondisinya lebih sering terjadi pada anak-anak, tapi bisa terjadi pada usia berapapun.

Berikut ini merupakan gejala dan tanda dari penyakit hidrosefalus pada bayi, antara lain :

  • Kejang.
  • Muntah.
  • Susah makan.
  • Ekstrim fussiness.
  • Mengantuk berlebihan.
  • Rendah otot dan kekuatan.
  • Mata yang tertekan ke bawah.
  • Peningkatan pesat dalam lingkar kepala.
  • Menggores fontanel, atau titik lemah di permukaan tengkorak.

Penyakit hidrosefalus juga terbagi ke dalam 3 kelompok, yaitu :

  • Hidrosefalus kongenital atau bawaan.

Kondisi ini terjadi sejak bayi baru dilahirkan. Bayi yang mengalami hidrosefalus bawaan, kepalanya akan terlihat sangat besar. Ubun-ubun akan tampak menggelembung dan menegang. Bayi dengan hidrosefalus, memiliki mata yang terlihat seperti memandang ke bawah dan otot-otot kaki terlihat kaku, serta rentan mengalami kejang. Gejala-gejala hidrosefalus bawaan lainnya adalah mudah mengantuk, mual, rewel, dan susah makan.

  • Hidrosefalus yang didapat atau acquired.

Kondisi ini diderita oleh anak-anak dan orang dewasa. Selain penderita akan mengalami mual, nyeri leher dan nyeri kepala. Gejala lain dari hidrosefalus tipe ini adalah mengantuk, penglihatan buram, bingung, sulit menahan kemih atau menahan buang air besar, dan sulit berjalan. Jika tidak segera diobati, kondisi ini dapat menyebabkan koma, bahkan kematian.

  • Hidrosefalus dengan tekanan normal.

Kondisi ini umumnya dialami oleh lansia (di atas 60 tahun). Penderita akan kesulitan menggerakkan kaki, sehingga beberapa dari mereka terpaksa menyeret kaki supaya dapat berjalan. Gejala lain adalah kacaunya kendali kemih yang ditandai dengan sulit menahan buang air kecil atau sering merasa ingin buang air kecil.

Segera periksakan bayi, anak, atau diri Anda sendiri ke dokter jika melihat atau merasakan gejala-gejala hidrosefalus. Terutama pada bayi yang menderita hidrosefalus bawaan, jika tidak ditangani dengan tepat, dalam jangka panjang kondisi tersebut dapat mengakibatkan komplikasi yang berbahaya.

Semoga informasi dari kami bermanfaat. Terima kasih

Post by Obat Herbal Hidrosefalus Bayi

Definisi Penyakit Hidrosefalus Pada Bayi

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *